SEQUEL
I
The Way of Confessing Our Feelings
Minwook

author : Kim Seo Jin aka kimmy
. . . . .
Main cast: Sungmin and Ryeowook
Minor cast: other Super Junior members
Genre: Romance
Rate: T

Disclaimer: all characters are not mine but this story is mine. Pure from my adorable mind #plak.
: :
:
:
Happy Reading~
Chu~
:
The Way of Confessing Our Feelings
By
Kim Seo JIn
::

Super Junior’s Dorm
. .

Dorm Super Junior sudah ramai seperti pasar pagi ini. Suara cempreng Ryeowook menggema dimana- mana akibat ulah Shindong dan Eunhyuk yang saling berebut makanan. Ditambah lagi dengan suara tawa ikan koi dari Donghae yang melihat tingkah imut namjachingunya.

Wookie menghela nafas berat ketika teriakannya tak dihiraukan oleh dua hyung monster food nya.

“ Hyungdeul, berhenti menggangguku. Biar ku selesaikan semuanya dulu. Jebal~,” rengek Wookie pada kedua hyungnya yang sedang berebut pisang goreng kriuk yang dibeli Wookie dari warung Mbak Surti di pasar tadi pagi.

“Ne,” sahut kedua hyungnya begitu mendengar rengekan dari Wookie membuat Wookie memandang cengo kedua hyungnya yang kini sudah duduk manis di meja makan.

‘Tahu begini, untuk apa aku teriak- teriak,’ batin Wookie kesal.

“Chagi-ya~, kau manis sekali,” kini suara Donghae yang terdengar merayu Eunhyuk yang sudah merona.

Chu~

Pletak

“Aish, appo,” ucap Donghae meringis memegangi kepalanya yang baru saja mendapat ‘kecupan’ manis dari Leeteuk.

“Jangan bermesraan di meja makan,” ucap Leeteuk datar.

“Hahahahaha,” kini suara tawa setan yang terdengar.

“Ya! Evil. Berhenti tertawa,” bentak Donghae pada Kyuhyun si Evil yang dimaksud.

“ Cukup,” okeh, ucapan Leeteuk kali ini mutlak kalau tidak author tidak bisa melanjutkan cerita tentang MinWook. Ah, gomawo Teukie oppa.

Okeh, kita lihat sekarang uri Ryeowookie telah kembali menjadi Wookie Quinn.

“Wookie-ah, kau masak apa?” sebuah suara merdu diselingi alunan music klasik yang begitu nyaman di telinga Wookie. Ok berlebihan, itu hanya suara Sungmin yang terdengar begitu syahdu di telinga Wookie.

“Ah, aku sedang memasak bulbogi, sup kimchi, jajangmyun dan iwak peyek hyung,” ucap Wookie sedikit gugup.

“Iwak peyek? Apa itu?” tanya Sungmin heran ketika mendengar menu yang asing di telinganya.

“Oh, Donghae hyung yang memintanya. Katanya itu makanan dari Indonesia yang terbuat dari ikan yang bahkan sudah dibuat lagu hyung,” jelas Wookie dengan mata polos yang berbinar.

Sungmin menelan ludah dengan susah payah melihat wajah polos dongsaengnya tersebut.

“Sungmin-ah berhenti menatap Wookie seperti itu,” suara baritone Yesung sontak mengagetkan dua insan imut itu.

Bluussh

Keduanya kini merasakan bahwa pipi mereka merona merah akibat kata- kata Yesung. Hei, Yesung. Tidakkah kau sadar ada seseorang yang tengah menahan cemburu akibat ucapanmu tadi? Ckckck.. saya sudah memperingatkan oppa.

“Akh, sudah- sudah. Wookie, apa sudah selesai?” lerai Leeteuk dan kini bertanya pada Wookie.

“ Ne, hyung. Sebentar lagi.”

. .
Member Super Junior kini sedang makan dengan tidak tenangnya karena ulah autis mereka. Ada Eunhyuk dan Shindong yang berebut saudara jauh Donghae, Iwak peyek #plak. Sementara Donghae tengah sibuk tertawa melihat tingkah absurd manjachingunya yang menurutnya imut. *author: Hae oppa dari tadi ketawa terus… Hae: pan elu yang nulis author… author: eh, iya ya.. mian.. readers: author dari tadi ngobrol terus. Kapan lanjutnya nih.. author: okeh, sabar yah. Author kebelet *plak..

Okeh, lanjut.

Ada Siwon yang tengah makan sambil membaca al-kitab. Lantas kemana tokoh utama kita dalam cerita ini?

Oh, pemirsah. Mereka kini tengah makan dalam suasana yang sangat canggung. Bisa readers lihat. Okeh, saya lupa. Coba readers bayangkan, mereka tengah duduk bersebelahan dikarenakan Kyuhyun yang meminta duduk di sebelah Yesung untuk bermanja- manja membuat para member menatap mereka heran namun malas untuk tahu lebih lanjut. Biarkan waktu yang menjawab, begitu pikir mereka. *kompak euy. Cuit..cuit..

Okeh, lalu bagaimana dengar sosok tertua yang memang sudah tua dan selalu dituakan walaupun ia sendiri tak berharap dituakan namun nyatanya semua menganggapnya sudah tua. Siapakah dia?
Jawabannya adalah LEETEUK.. hore.. prok..prrok..prokk

Duagh

*author: ya! Oppa kenapa kau menedang bokong indahku?.. Teuk: salahmu sendiri author menyebalkan. Mengataiku tua. Aku tidak tua, hanya saja tidak begitu pantas disebut muda. Arrachi.

Okeh, abaikan kami readers.. abaikan kami.

Well, saya ulang. Leeteuk telah menyelesaikan makannya. Dia tatap satu per satu dongsaengnya yang juga sudah selesai lalu ia menghembuskan napas terakh- *buagh.. mian, maksudnya menghembuskan napas perlahan.

“Ok, everybody. Listen to me,” ucapnya dengan sok kebarat- baratan.

“Hari ini Kangin akan kembali ke dorm maka dari itu mala mini kita akan membuat pesta penyambutannya, ma-”

“Wah, Teukie hyung tidak menjablay lagi nih,” ucap Eunhyuk memotong ucapan sang Angel without wing.

Buagh

Sebuah bakiak yang entah darimana datangnya sukses mendarat di kepala Eunhyuk yang tak se adorable Kyuhyun dan author tentunya.

“Jangan menyela ucapanku monyet.”

Dia menghela napas lagi. *author: Oppa , jangan keluarin CO2 banyak- banyak. Polusi.. Teuk: ganggu aja sih.. suka- suka gue dong.

“ nah, Wookie dan Sungmin. Aku minta bantuan kalian untuk masalah dapur. Hae dan Hyuk, tolong belikan soju dan cemilan. Dan kau Kyuhyun, ku mohon untuk tidak mengacau. Arraseo.”

“Ne, hyung,” jawab para member serempak kecuali Kyuhyun yang tengah memajukan bibir yang ia anggap seksi itu. *memang seksi kok..
. .

Sebagian member telah keluar dari dorm. Kini hanya ada Kyuhyun yang dengan tenangnya bermain psp sambil merebahkan kepalanya dipaha Sungmin yang sedang asyik menatap intens Ryeowook yang tengah di bakar cemburu. Omo, sungmin. Sadarlah..

Karena merasa udara di ruang televisi mulai tak sehat, Wookie akhirnya melangkahkan kakinya menuju dapur dengan kesal di susul tatapan tak rela dari Sungmin. Dengan segera sungmin beranjak dari duduknya sehingga membuat kepala Kyuhyun membentur lantai. Dan dengan teganya Sungmin meninggalkan Kyuhyun dan tak menghiraukan kicauannya. Oh, poor Kyunnie.

*readers: (bisik- bisik) author, emang ada ya setan yang berkicau?.. author: (ikutan bisik- bisik) ada. Tuh buktinya (nunjuk kyuppa) cerewet kaya burung beo *diuber sparKyu..

Sesampainya di dapur, Wookie langsung memakai apron, mengambil sayuran dari kebun *plak dari kulkas maksudnya. Dengan kesal dia mencacah sayur- sayur itu dengan tak berprikesayuran. Oh, oh my god.
Sungmin yang melihat tingkah imut (?) pujaan hatinya langsung datang menghampiri.

“Wookie-ah,” panggilnya lembut seraya menepuk pelan pundak Wookie.

Betapa terkejutnya Sungmin ketika melihat wajah Ryeowook yang penuh aura membunuh. Oh, demi doa- doa yang sering Siwon panjatkan, Sungmin benar- benar gugup sekarang.

. .
Dorm Super Junior benar- benar seperti taman bermain mala mini. Semenjak kepulangan Kangin beberapa jam lalu, pesta pun secara resmi di buka.

Riuh gemuruh suara teriakan dari para member yang sudah mabuk berat termasuk uri Ryeowookie memenuhi dorm mereka.

Ah, Ryeowook benar- benar meracau sekarang. Dia milai meminta maaf kepada semua member.

Sungmin dan Yesung yang masih waras hanya bisa geleng- geleng angguk- angguk melihat tingkah member lain.

“Aish, mereka ini. Merepotkan saja,” keluh Sungmin. “Kyuhyun-ah irreona,” ucap Sungmin yang membangunkan Kyuhyun yang tengah terkapar.

“Sungmin-ah, biar aku yang bawa Kyuhyun. Kau bawalah Wookie ke kamarnya ne,” ucap Yesung sambil membawa Kyuhyun pada punggungnya.

Meskipun dilingkupi perasaan bingung, ia tetap menuruti perintah hyungnya.

“Ah, Sungmin-ah. Hwaiting,” ucap Yesung sambil mengepalkan tangannya di udara, mencoba menyemangati dongsaengnya.

Sungmin yang tahu maksud dari hyungnya tersebut tersenyum lembut, “Gomawo hyung,” ucapnya tulus.
. .

Yewook’s Room
: :

Sungmin merebahkan tubuh mungil Ryeowook di kasurnya. Ditatapnya wajah polos Ryeowook.

“Hyung.. Sungmin hyung,” racau Wookie dalam tidurnya.

Sungmin terkesiap mendengar Wookie menyebut namanya. Diusapnya lembut wajah Wookie, “Ne Wookie-ah. Ini hyung,” jawab Sungmin yang entah di respon atau tidak oleh pujaan hatinya tersebut.

“Minnie hyung,” racau Wookie lagi yang kali ini memegang erat tangan Sungmin yang ada di wajahnya.

Sungmin kembali tersenyum lembut. Didudukkannya tubuhnya di lantai mempermudah akses Wookie yang menggenggam tangannya erat. Senyum lembut terus terpatri di wajahnya.

“Minnie hynug. Saranghae,” racau Wookie lagi yang kali ini sukses membuat Sungmin membeku. Apa dia tak salah dengar? Apa telinga kelincinya *plak, telah tuli? Ya Tuhan, ingin sekali Sungmin mendengar ucapan dongsaengnya itu sekali lagi.

Dan beruntunglah Sungmin karena Tuhan mengabulkan doanya.

“Saranghae Minnie hyung.”

Sungmin merasa waktu benar- benar behenti berputar. Dia mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman Wookie perlahan. Dibelainya wajah damai Wookie. Dikecupnya lama dahi enternal magnae tersebut.

“Nado Wookie-ah, Jeongmal saranghae,” ucapnya setelah melepas kecupannya di jidat lebar Wookie *buagh.. readers: author, jidat lebar itu hanya milik Yoochun dan tolong jangan menggangu moment romantis ini.. author: (manggut- manggut) ne, arraseo.. *diuber cassie

Sungmin tetap memasang senyum manis di wajahnya. Dia pun beranjak dan memutuskan untuk tidur di ranjang milik Yesung yang sepertinya tidak akan kembali ke kamar ini.

::

Ryeowook mengerjapkan matanya ketika kelopak matanya disapa oleh tempias sinar mentari pagi yang menyusup melalui celah- celah kain penutup jendela aka gordyn (bener gak tu?). Wookie memegangi kepalanya yang terasa berdenyut. Akh, dia benar- benar mabuk tadi malam.

Krieet

Pintu kamar di buka dari luar, menampilkan sosok manis sungmin yang membawa nampan berisi bubur, susu dan air kembang tujuh rupa yang di ambil dari tujuh sumur di tujuh desa dari tujuh provinsi sepertinya, author gak tahu. Gak dikasi lihat sama Ming oppa *plak..

“Kau sudah bangun?” sapa Sungmin dengan senyum manis di wajahnya.

“N-ne, hyung,” jawab Wookie dengan gugup ketika mendapati hyung yang selalu membuat jantungnya berdebar itu memasuki kamarnya.

“Minumlah,” ucap Sungmin seraya menyodorkan segelas susu kepada Wookie.

Dengan gugup diterimanya gelas tersebut dan langsung diminumnya gelas berisi susu cap *tiit* sensor.

“A-apa hyung yang membawaku ke kamar?” tanya Wookie ketika mengakhiri ritual minum susu cap *tiit* sensor lagi.

“Ne, kau benar- benar hilang kendali Wookie-ah~,” jawab Sungmin tepat di telinga Wookie sambil mendesah merdu.

“A-apa maksud mu hyung?” tanyanya lagi dengan sedikit panic dan mengerang merasakan sensasi geli yang di buat hyungnya di tambah wajahnya yang tengah merona malu.

Sungmin terkekeh kecil melihat wajah panic dongsaengnya, “ ani, kau hanya maminta maaf pada semua member.. dan…” sungmin menggantung kalimatnya di jemuran *plak..

“D-dan apa hyung?” tanyanya semakin panik.

Sungmin lantas mendudukkan dirinya di depan Wookie, mencondongkan tubuhnya kearah Wookie hingga membuat wookie memundurkan tubuhnya. Ah, wajahnya benar- benar panas berada sedekat ini dengan hyungnya.

“’Saranghae Minnie- hyung’ itu yang kau katakan,” jawab sungmin yang sudah memundurkan wajahnya lagi.

Blush

Wajah Wookie benar- benar merah sekarang.

“Nado Wookie-ah.”

Wookie terhenyak mendengar pertanyaan hyungnya. Ditatapnya hyungnya yang juga sedang menatapnya intens. Perlahan tapi pasti, jarak yang memisahkan mereka telah terputus. Kedua bibir telah menyatu, menyesapi rasa manis dari masing- masing bibir.

Tangan kanan Sungmin meraih tengkuk Wookie sementara tangan Wookie sudah melingkar manis di leher Sungmin. Mencoba memperdalam ciuman mereka yang saling menuntut dengan lenguhan merdu dari bibir Wookie. Namun kebutuhan udara memaksa mereka melepas ciuman mereka.

Keduanya tampak tersenyum bahagia dan lagi Sungmin meraup bibir Wookie dengan ganas. Membawanya menyusuri pagi yang indah.
.
.
Yesung berjalan menuju kamarnya dengan menggerutu kesal sambil mengusap- usap bokong sexy nya yang baru saja terkena tendangan si Madun (?) ala Kyuhyun. Perlahan ia membuka pintu kamarnya, dengan harapan tak mengganggu makhluk di dalamnya.

Benar saja, sepertinya dia datang di saat yang tidak tepat. Senyum tulus terkembang di wajahnya melihat dongsaengnya yang bahkan tak melihatnya. perlahan, ditutupnya kembali pintu kamar tersebut. niat untuk melanjutkan tidur sepertinya harus ditundanya.

“sepertinya aku harus mengugsi,” gumamnya seraya tetap tersenyum manis.

“YEOREBEUN, SEPERTINYA KITA PUNYA PASANGAN BARU,” teriaknya hingga mengguncangkan seisi dorm. ckckckck..

: :
Fin

satu lagi FF yang saya selamatkan dari FFn..fuih~
tinggalkan jejak anda disini yah ^^

Advertisements

About elfcloud3424

♥ Kim Jongwoon ♥ Author ♥ Clouds ♥ Siwonest ♥ 私のの空と大地 (´▽`)/ (/‾▿‾)/ #Yesung #Siwon #Kyuhyun (‾▿‾) #WONYE #KYUSUNG Shipper ..それらに愛を送る.. [私は物語を書くのが大好き]

2 responses »

  1. airyn says:

    oh,, pasangan yang manis #cuit..cuit.. ^^^ jarang banget baca yang pair nya minwook. semangat author!!!

  2. Niraa says:

    waah pasangan yg serasi ^^ sama sama imut 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s